Menjelajahi Kuliner Pedas di Bali yang Bikin Ketagihan

Menjelajahi Kuliner Pedas di Bali yang Bikin Ketagihan

Kalau kamu termasuk tim “nggak makan kalau nggak pedas”, Bali bukan cuma surganya pantai dan sunset. Pulau Dewata juga punya banyak spot kuliner yang bisa bikin lidahmu kepedesan tapi tetap pengin nambah. Dari warung legendaris sampai restoran populer, kuliner pedas di Bali punya karakter yang khas—bumbu rempahnya kuat, sambalnya berani, dan cita rasanya susah dilupain.

Berikut tujuh tempat makan terfavorit untuk kamu para pencinta pedas sejati.

1. Ayam Betutu Khas Gilimanuk

Menjelajahi Kuliner Pedas di Bali yang Bikin Ketagihan

Rasanya nggak afdol bahas kuliner pedas di Bali tanpa menyebut Ayam Betutu Gilimanuk. Tempat ini udah legendaris banget dan selalu ramai, baik turis lokal maupun mancanegara. Ayam betutu dimasak dengan bumbu genep khas Bali yang terdiri dari cabai, bawang, jahe, dan rempah lainnya, lalu dibungkus daun pisang dan dikukus lama sampai bumbunya meresap.
Level pedasnya bisa kamu atur, tapi yang paling enak tentu versi “pedas original” yang bikin keringat bercucuran. Banyak food reviewer seperti dari DetikFood dan IDN Times bilang ini wajib dicoba minimal sekali seumur hidup.

2. Nasi Pedas Bu Andika (Kuta)

Photo from Google Maps – Nasi Pedas Bu Andika by II David

Kalau kamu lagi keliling area Kuta dan tiba-tiba craving makanan pedas tengah malam, langsung aja ke Nasi Pedas Bu Andika. Warung ini buka 24 jam dan terkenal banget di kalangan turis karena sambalnya yang “brutal”.
Kamu bisa pilih lauk sesuka hati—dari ayam goreng, tempe manis, paru, sampai sayur tumis. Yang bikin khas adalah sambalnya yang dicampur langsung di nasi. Jangan heran kalau antreannya panjang, karena banyak yang bilang ini kuliner pedas di Bali paling worth it.

3. Nasi Tempong Indra (Sunset Road)

Menjelajahi Kuliner Pedas di Bali yang Bikin Ketagihan
Photo from Google Maps – Nasi Tempong Indra by Yori Anugerah Pratama

Buat kamu yang suka pedas dengan gaya Jawa Timur, coba mampir ke Nasi Tempong Indra. Tempat ini terkenal dengan sambal tempong super pedas dan gurih, disajikan dengan sayur rebus, ayam goreng, dan nasi hangat.
Rasa pedasnya bukan sekadar panas di lidah, tapi juga punya aroma khas yang bikin nagih. Banyak ulasan di DetikFood dan TripAdvisor bilang, sambalnya bisa bikin kamu nangis tapi tetap nambah porsi.

4. Warung Nasi Pedas Ibu Hanik (Denpasar)

Photo from Google Maps – Warung Nasi Pedas Ibu Hanik by Lady YF

Kalau kamu lebih suka suasana lokal, Warung Nasi Pedas Ibu Hanik bisa jadi pilihan. Menu pedasnya mirip dengan Bu Andika, tapi rasanya punya ciri khas tersendiri—lebih smoky dan beraroma sambal matah yang segar.
Harga makanan di sini juga ramah di kantong, cocok buat kamu yang lagi traveling hemat tapi tetap pengin eksplor kuliner pedas di Bali yang autentik.

Udah siap keliling Bali sambil berburu kuliner pedas? Biar makin nyaman, coba sewa villa eksklusif di Bali yang dekat dengan spot kuliner favoritmu. Setelah puas kulineran, lanjut seru-seruan bareng di open trip Bali dari Indonesia Holiday—mulai dari jelajah pantai sampai hidden gem lokal. Yuk, booking sekarang dan nikmati Bali dengan cara paling autentik dan seru!

5. Ayam Betutu Men Tempeh 1978

Menjelajahi Kuliner Pedas di Bali yang Bikin Ketagihan
Photo from Google Maps – Ayam Betutu Men Tempeh by Dodi K

Satu lagi varian ayam betutu yang wajib dicoba adalah Ayam Betutu Men Tempeh di Gilimanuk. Tempat ini dikenal dengan bumbu betutu yang sangat kental dan pedasnya yang “tajam”. Dimasak dengan cara tradisional, ayamnya empuk banget dan punya aroma daun pisang yang khas.
Beberapa ulasan dari Food Detik menyebut, rasanya lebih intens dibanding versi lain, cocok untuk yang benar-benar tahan pedas.

6. Warung Nasi Pedas Bu Lilik (Denpasar)

Photo from Google Maps – Warung Nasi Pedas Bu Lilik by Gde Awan

Meski belum sepopuler Bu Andika, Bu Lilik punya penggemar setia. Warung ini menyajikan nasi pedas dengan berbagai lauk seperti ayam suwir, telur balado, dan sambal matah khas Bali.
Rasanya kuat dan pedasnya pas di tengah—nggak terlalu ekstrem, tapi cukup bikin keringat. Buat kamu yang baru mau “latihan” menjelajahi kuliner pedas di Bali, tempat ini bisa jadi start yang aman.

7. Warung Cabean (Seminyak)

Menjelajahi Kuliner Pedas di Bali yang Bikin Ketagihan
Photo from Google Maps – Warung Cabean by Yudha Simon

Warung Cabean termasuk pendatang baru di dunia kuliner pedas Bali, tapi cepat naik daun karena konsepnya kekinian. Mereka punya menu sambal matah, sambal embe, dan sambal bongkot dengan level pedas berbeda.
Tempatnya bersih, nyaman, dan cocok buat nongkrong santai sambil nyoba berbagai sambal khas Bali. Banyak yang datang karena pengin uji nyali level pedasnya—dari “nyantai” sampai “bakar lidah”.

Tips Menikmati Kuliner Pedas di Bali

Kalau kamu nggak terbiasa dengan makanan super pedas, coba pesan sambal terpisah dulu. Minum susu atau es kelapa bisa bantu redain sensasi terbakar di lidah. Dan kalau kamu penggemar sambal matah sejati, minta versi “fresh cut”—lebih pedas, tapi aromanya segar banget.

Pedasnya Bali, Nikmat yang Bikin Ketagihan

Dari Ayam Betutu Gilimanuk sampai Nasi Pedas Bu Andika, semua tempat ini menunjukkan kalau kuliner pedas di Bali itu bukan sekadar soal cabai, tapi tentang budaya dan kenikmatan makan yang penuh cita rasa. Setiap warung punya keunikan sendiri, dan semuanya bikin pengalaman kulineran kamu di Bali makin seru.
Jadi, siap-siap aja, bawa tisu, air mineral, dan niat kuat—karena menjelajahi kuliner pedas Bali itu tantangan yang nikmat banget buat ditaklukkan.

Komentar

Tinggalkan komentar